Record Details

Optimasi Rute Pendistribusian Obat Pedagang Besar Farmasi di Apotek Kota Kediri menggunakan Algoritma K-Means dan Artificial Bee Colony (ABCKM)

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer

View Archive Info
 
 
Field Value
 
ISSN 2548-964X
 
Authentication Code dc
 
Title Statement Optimasi Rute Pendistribusian Obat Pedagang Besar Farmasi di Apotek Kota Kediri menggunakan Algoritma K-Means dan Artificial Bee Colony (ABCKM)
 
Added Entry - Uncontrolled Name Nurkholis, Cindy Cynthia
Cholissodin, Imam
Rahayudi, Bayu
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
 
Summary, etc. Pedagang Besar Farmasi merupakan sebuah usaha yang telah memiliki izin untuk mengadakan pendistribusian produk farmasi. Dalam pendistribusian produk terdapat apotek yang berdekatan tidak dilakukan pengiriman, sehingga kurir kembali lagi dan mendapatkan total jarak yang lebih besar. Sehingga Pedagang Besar Farmasi membutuhkan rute optimal untuk melakukan pendistribusian produk farmasi. Permasalahan tersebut merupakan permasalahan Multi Travelling Salesman Problem (MTSP). Algoritma ­K-Means dan Artificial Bee Colony dipilih untuk menyelesaikan permasalahan MTSP karena algoritma K-Means dapat digunakan untuk melaukan pembagian data dengan sumber terbaik. Solusi yang digunakan dalam K-Means merupakan solusi koordinat tetangga terdekat saja. Sehingga diperlukan algoritma artificial bee colony untuk membantu agar tidak terjebak dalam lokal optima. Algoritma artificial bee colony akan digunakan dalam pencarian rute optimal dalam permasalahan optimasi rute pendistribusian produk farmasi di Apotek Kota Kediri. Dari penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa algoritma ABCKM terbukti lebih baik dari pada algoritma ABC dan lebih baik dari pada menggunakan rute pendistribusian yang dilakukan oleh kurir saat ini. Dari penelitian dilakukan algoritma artificial bee colony mencapai konvergensi dalam penarian solusi terbaik dengan jumlah popsize 70, jumlah limit 25, dan iterasi maksimal 700. Dari parameter optimal yang didapatkan nilai fitness terbaik sebesar 0,012193.
 
Publication, Distribution, Etc. Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya
 
Electronic Location and Access application/pdf
http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/10595
 
Data Source Entry Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022
 
Language Note ind
 
Terms Governing Use and Reproduction Note Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
 


www.freevisitorcounters.com