Implementasi Time Division Duplex (TDD) pada Bluetooth Low Energy (BLE) dan Wi-Fi untuk Penjadwalan pada Sistem Monitoring Tanaman
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
View Archive InfoField | Value | |
ISSN |
2548-964X |
|
Authentication Code |
dc |
|
Title Statement |
Implementasi Time Division Duplex (TDD) pada Bluetooth Low Energy (BLE) dan Wi-Fi untuk Penjadwalan pada Sistem Monitoring Tanaman |
|
Added Entry - Uncontrolled Name |
Hermawan, Aditya Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi Primananda, Rakhmadhany Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya |
|
Summary, etc. |
Wireless Sensor Network (WSN) terdiri dari sejumlah sensor node berukuran kecil yang digunakan untuk mengamati suatu fenomena. Umumnya, wireless sensor network merupakan sebuah perangkat sensor yang terhubung dengan sebuah embedded system atau disebut embedded sensor yang mampu terhubung dengan jaringan dan berkomunikasi dengan cloud server. Perangkat yang umum digunakan dalam WSN adalah ESP-32 yang memiliki komunikasi BLE dan Wi-Fi pada frekuensi tunggal. Penggunaan pengiriman dan penerimaan data pada frekuensi tunggal memungkinkan terjadinya tabrakan sinyal pengiriman dan penerimaan yang menyebabkan paket rusak. Hal ini dapat diminimalisir dengan implementasi metode penjadwalan yang tepat. Salah satu metode penjadwalan yang umum digunakan adalah Time Division Duplex (TDD). Konsep TDD adalah membagi satu frekuensi ke dalam beberapa slot waktu, selanjutnya slot waktu akan dialokasikan untuk penerimaan atau pengiriman data. Penelitian sebelumnya berhasil mengimplementasikan TDD pada jaringan mobile berskala besar dengan teknologi 5G dan mengimplementasikan BLE untuk monitoring tekanan darah. Penelitian ini bertujuan merancang gateway dengan metode penjadwalan TDD. Pengujian dilakukan dengan skenario variasi jarak dengan parameter success ratio, discovery time dan delay. Variasi jarak yang digunakan adalah 1 meter sampai 13 meter. Pada parameter success ratio menghasilkan rasio keberhasilan sebesar 84% pada jarak 1 meter dan 0% pada jarak 13 meter. Lalu, pada parameter discovery time diperoleh hasil 2,36 detik pada jarak 1 meter dan 2,73 detik pada jarak 10 meter. Terakhir pada parameter delay diperoleh rata - rata delay 1 detik pada jarak 1 meter dan 7,68 detik pada jarak 10 meter.
|
|
Publication, Distribution, Etc. |
Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya |
|
Electronic Location and Access |
application/pdf http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/7831 |
|
Data Source Entry |
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 4 No 9 (2020): September 2020 |
|
Language Note |
ind |
|
Terms Governing Use and Reproduction Note |
Hak Cipta (c) 2020 Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer |
|